cacing gelang di dalam makanan

dikirim oleh monika.jauhari.gmail.com:

Tadinya dah gak mau sampe bikin2 imel kaya gini nih, Cuma karena temen2 semua pada suru bikin dan juga karena harus cerita panjang lebar tiap kali ditanya. Ya udah lah,sekalian aja bikin ni imel ya. Mana tau bisa jadi helpful info and cegah hal2 yang gak enak juga. Well, ni kejadian ma adenya nyokap , baru aja kmrn , dimulei tgl 13 sept 2008,  Tanpa kenapa2, tau2 dia kesakitan banget di bagian perut sampe kejang2 padahal sebelom itu kejadian, dia masih sempet anter anaknya ke skola dulu. Sakitnya parah banget sampe akhirnya langsung masuk RS siangnya.

 

Seudah 2 hari observasi, ternyata keluar deh hasil yang ngagetin banget. Ternyata ada Cacing di saluran pankreas nya. Akhirnya puasa, besoknya dilakuin operasi buatngambil tu cacing. Hasilnya, tu cacing bisa dikeluarin, panjangnya 22cm diameter 0,5cm. Horor banget. Namanya  Ascaris lumbricoides  alias salah 1 jenis cacing gelang. Adenya nyokap sendiri gak makan babi, gak makan sapi, tapi tetep bisa kena ni cacing. Seudah diselidik2, ternyata asalnya dari sayuran2 yang dimakan, nyucinya gak bersih. Well, better watch out your food, guys. Setelah tanya2 ma dokter, makanan2 yang rawan cacing itu adalah, babi, sapi, kodok, juga sayur-sayuran organic (krn gak pake pestisida, jadi sangat rawan cacing dan telor2nya) Karena penasaran, Akhirnya gw ngebrowsing di wikipedia Bisa kalian liat di

http://en.wikipedia.org/wiki/Ascaris_lumbricoides); Ternyata cacing ini emang banyak banget di negara2 subtropis dan tropis with poor sanitation  

 

 

 

 

Ascaris lumbricoides

An adult female Ascaris worm.

Scientific classification

Kingdom:

Animalia

Phylum:

Nematoda

Class:

Secernentea

Order:

Ascaridida

Family:

Ascarididae

Genus:

Ascaris

Species:

A. lumbricoides

Binomial name

Ascaris lumbricoides

Linnaeus

, 1758

Ada cuplikan artikel di wikipedia yg bikin ngeri banget:

Worldwide, 1.4 billion people are infected with A lumbricoides, with prevalence

among developing countries as low as 4% in Mafia Island, Zanzibar, to as high as

90% in some areas of Indonesia.

http://www.emedicine.com/EMERG/topic840.htm

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s