Dunia “Tinju” dan Tinju di Kursi Dewan…

mpr2Dunia “Tinju” dan tinju akan memasuki babak baru dalam perpolitikan di Indonesia, “petinju-petinju” lama maupun baru, akan beradu otot di atas meja dan kursi, bukan di atas Ring. Pemain-pemain baru dan lama ini berkumpul satu padu untuk mencari trik bagaimana sistem pertinjuan akan dimulai, entah kapan jadwalnya…masyarakat pasti menunggu.

Kelas “tinju kakap dan professional” tentunya akan menduduki kursi dewan untuk menghadapi sang juri di meja rapat, mereka diadu argument untuk mengutarakan pendapat sesuai dengan keinginan fraksinya masing-masing. Siapa yang kalah, maka tinjupun keluar di meja rapat.

Berbagai jurus seribu langkah akan dikeluarkan, diantaranya gaya catok dengan kursi, dan pasang gaya kuda-kuda naik ke atas meja, serta jurus raungan Harimau dengan mengeluarkan jurus kata-kata yang membuat telinga pekak. Tidak kalah serunya jurus “wanita tarikan rambut” keluar dalam persidangan…siapa yang menang dan kalah tidak ada yang tau. Masyarakat taunya, ada dunia pertinjuan di kursi persidangan.

Namun ada yang membuat para anggota dewan ini menjadi lemah, taukah anda? Ketika mereka dihadapkan pada si Don King KPK. Jurus-jurus seribu langkah tidak dapat dikeluarkan anggota dewan, meskipun dikeluarkan ternyata meleset dari jurus si Don King ini. Ketika KPK bergerak ke kandang dewan, si anggota dewan langsung memasang sejumlah jurus tangkis untuk telak dari sasaran empuk si Don King.

Tahun 2009 merupakan tahun babak baru bagi petinju dan “petinju” di kursi dewan. Pemain barupun akan bermunculan dalam kursi dewan, mereka sudah terlatih sebelumnya dalam dunia “pertinjuan” ketika menghadapi kecurangan petugas KPPS dalam penghitungan suara. Mereka sudah terlatih dalam menggunakan alat selayaknya nanti di kursi dewan.

Mengapa Dunia Tinju Terjadi?

Tidak ada kepentingan rakyat dalam dunia tinju di kursi Dewan, yang ada hanyalah kepentingan anggota Dewan untuk mengembalikan hutang-hutang dana kampanye, dana saksi, dan dana pembelian suara yang mereka pakai selama kampanye dan pemilu Legislatif. Terus kapan suara rakyat akan dipikirkan? Suara rakyat akan dipikirikan jika proyek Rancangan Undang-Undang berjalan…

gadotagline kecil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s