Sudah Layakkah Kita

“Indonesia Tanah air beta…” “Di sana tempat lahir beta…” “Tempat berlindung di hari tua…” “Sampai akhir… Menutup Mata…”

Pernahkah engkau berada di posisi mereka? Pernahkah engkau merasakan bagaimana mereka memperjuangkan segala sesuatunya untuk kehidupan kita saat ini, namun hilang begitu saja. Mereka tidak merasakan apa yang telah diperjuangkan saat ini. Mereka hanya menikmati kehidupan dari sisa-sisa sejarah, terhadap apa yang diberikan Negara ini kepada mereka.

Apapun yang telah diperjuangkan, mereka hanyalah dianggap tentara, serdadu yang tidak pantas untuk diberikan penghargaan. Mereka hanya hidup dari segumpulan penghargaan yang diberikan Negara. Namun kelayakan hidup tidak pernah mereka dapatkan.

Mereka yang terlupakan,

Ada harga mahal yang harus dibayar untuk dapat memperoleh kehidupan yang penuh makna (penuh sukacita dan berkelimpahan) seperti yang telah dijanjikan mereka lakukan saat ini kepada kita.  Mereka yang telah membayar harga seharusnya dapat menikmati hidup secara penuh ternyata tidak. Kini, mereka hanya bisa memandang diri sendiri, teman-teman mereka, dan Pencipta mereka tanpa ada penyesalan.

Sudahkah Anda membayar harga? Apakah Anda bersedia? Jika Anda bersedia, Anda tidak akan pernah kehilangan makna atau tujuan hidup lagi. Semoga Tuhan memakai tulisan ini untuk mengubah hidup Anda! (shr)

One thought on “Sudah Layakkah Kita

  1. Mantap bro! Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan & menghargai sejarahnya termasuk di dalamnya para veteran perang yang turut andil dalam membentuk sejarah bangsa tersebut. Merdeka!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s