Mau Kerja di Social Media? Begini Persyaratannya

BLOG-SocialMedia-coffee

Belakangan banyak lowongan social media/ content writter dibutuhkan di dunia kerja, terutama untuk di perusahan startup digital. Banyak para calon content writter dari berbagai kalangan masuk ke kantor kami, dari yang ilmu komunikasi hingga advertising , bahkan dari berbagai jurusan lain sekalipun.

Sayangnya, mereka yang memiliki hubungan dengan posisi tersebut banyak yang tidak memenuhi kriteria yang kami harapkan. Bahkan di luar dari ekspetasi yang kami bayangkan dari seorang content writter mereka memiliki kelemahan untuk menjadi seorang “social networkting”

Apa sih syarat dasar agar kamu bisa bekerja di dunia content digital, terutama di Social Media?

Kami mencari orang-orang yang tertarik untuk memahami sifat manusia dan perilaku sosial mereka, dan bisa bekerja dengan kumpulan data yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari mereka”

  • Kamu orangnya kaku? Jangan kerja di social media

Passion, kamu di sini harus memiliki minat yang besar menjadi seorang sociality di dunia digital, jangan jadi orang yang kaku dalam berfikir, free of freedom membuat kamu dapat mengembangkan ide dan kreatif di dunia social media. Jika kamu seorang yang kaku, sebaiknya hindari pekerjaan ini, karena tujuan kamu adalah “jemput bola” para netters di dunia maya. Jadikan social media menjadi bagian dari sahabat sejati kamu dan bagian dari kehidupan kamu. Sehingga di sela-sela jam kerja bukanlah hal tabu lagi bagi kamu untuk terus berinteraksi melalui social media walaupun topik yang dibicarakan tidak relevan dengan pekerjaan. Jadikan social media menjadi pacar pertama kamu.

  • Punya social media account?

Akun Social Media, “kamu punya facebook? “Punya” sering update?, Jarang. Kamu punya twitter? Punya tapi jarang update, atau sudah lama ndak buka. Atau kamu punya blog? Ndak ada, atau bisa buat blog? Ndak bisa…lalu, kamu mau kerja di Social Media? Bagaimana bisa!!!

Hal di atas sering banget kami temukan saat mewawancarai mereka yang akan bekerja di social media specialist, ataupun social media content. Ingat lho sebagai contoh perusahaan asing akan menggunakan mesin pencari Google untuk mencari nama kamu di internet. Semua rekam jejak Anda di dunia maya akan dipelajari oleh perusahaan yang Anda kirimkan lamaran. Begitu juga di Indonesia, hampir strategi yang dilakukan tersebut dilakukan di sejumlah perusahaan terutama untuk dijaringan social media.

Nah, sebelum kamu bekerja di social media ada baiknya kamu kembangkan social media kamu sendiri, ‘its your baby’. Anggap social media tersebut adalah seorang bayi yang harus kamu besarkan di kemudian hari, rawat dan pelihara agar si baby berkembang dan menjadi dewasa di kemudian hari.

Bagaimana dengan topiknya? Kamu bebas memilih topik yang sesuai dengan minat kamu. Mau travelling, otomotif, kuliner, lifestyle? Boleh. Sebagai rekomendasi tulisan kamu di bidang marketing, travelling, kuliner dan lifestyle lebih diminati sebagian perusahaan di Indonesia.

  • CV kamu harus menarik!

Curriculum Vitae (CV) merupakan jantung yang menentukan hidup mati kamu ketika melamar pekerjaan. Perusahaan teknologi dunia, sangat bergantung kepada CV untuk melakukan eliminasi awal. Jika CV sudah berantakan dan tidak menarik, kamu sudah akan disingkirkan sebelum perjuangan dimulai. CV seorang social media biasanya menarik dan kaya akan pengalaman. Misalnya, kamu pernah menangani social media sejumlah perusahaan, menangani blog, atau memenangkan blog competition dan memiliki beragam pengalaman menulis di blog dan semuanya cantumkan di CV, otomatis perusahaan akan tertarik untuk melihat CV kamu.

Urusan design CV juga sangat penting, selain isi tampilan design juga harus diperhatikan. Banyak kog di mbah google kamu bisa lihat contoh design CV kreatif, ndak ada salah kog kamu bisa mengikuti contoh design CV yang sudah ada.

  • Memiliki keahlian/ ketertarikan di bidang khusus

Punya keahlian menulis khusus di bidang lifestye, kuliner ataupun entertainment? Atau kamu punya minat lain yang dapat kamu tuangkan di social media (blog, twitter, fanpage) Nah itu sudah menjadi amunisi kamu menjadi salah satu syarat menjadi social media specialist.

Hal yang paling penting, perluaslah jaringan pertemanan anda meskipun tidak ada hubungannya dengan bidang yang kamu geluti. Kamu tidak akan pernah tahu kapan kamu membutuhkan orang-orang tersebut. Ingatlah bahwa ‘Trust Circle’ sangat berpengaruh terhadap reputasi Anda,” Rajin-rajinlah menulis tentang apapun. Sehingga nama kamu tercatat di google sebagai orang yang aktif di dunia internet.

  • Rajin membaca dan melihat trend berita yang ada saat ini

Ketika akhirnya dipanggil untuk wawancara, datanglah dengan penampilan paling profesional dan lakukan wawancara dengan sangat profesional. CV yang atraktif dan kemampuan menjawab pertanyaan wawancara yang sesuai konteks, akan melancarkan Anda memasuki perusahaan teknologi dunia. Rajin melihat perkembangan dunia berita saat ini, sebagai bayangan bahwa kamu seseorang yang haus akan informasi, at least kamu bisa baca berita di detik.com, kompas.com atau yang lebih spesifik melihat perkembangan digital saat ini buka saja dailysocial.net atau id.techinasia.com

  • Jujur pada tugas dan tanggungjawab yang diberikan

Jangan mencantumkan portfolio pekerjaanmu jika bukan kamu yang mengerjakannya, atau cantumkanlah apa tugas dan tanggung jawab dari pekerjaanmu sebelum kamu akan dikecewakan dari pihak si pewawancara. Kebanyakan dari para pelamar di social media mencantumkan pengalaman yang bejibun banyaknya di  dalam CV, sayangnnya ketika ditanya mereka hanya ‘penghibur’ semata yang bukan merupakan tim inti di dalam mengembangkan social media tersebut, terutama yang harus mereka lakukan setiap hari.  Make it real, jika kamu hanya sebagai tim content, tulis saja sebagai team content. Atau jika kamu sebagai tim strategi, tulis saja  sebagai tim strategi.

Point plus yang harus kamu perhatikan adalah lingkup social media itu sangat kecil mulai dari agenda setting, pemilihan content hingga publisher/ terlepas dari sisi advertising dan design. Sebenarnya kamu bisa mempelajari semua lingkup tersebut, karena semuanya merupakan bagian satu kesatuan yang harus dipelajari di social media management. Kamu juga harus bisa memiliki sense of art dalam segi design, tidak harus mendesign namun kamu harus bisa melihat design tersebut bagus/ tidak. Kamu harus tahu bahwa, konsep design di digital maupun di conventional itu sangat beda. Mulai dari design maupun template warna yang harus kamu pakai.

  • Belum tentu wartawan bisa jadi social media

Punya pengalaman jadi wartawan apalagi cetak? Jangan senang dulu, memang nilai plus bagi kamu, namun style kamu menulis di cetak tidak segampang menulis di blog atau social media. Di Social media kamu harus menulis bagaimana berbicara secara sederhana, simple bagi semua orang. Bagaimana kamu menghasilkan topik yang simple dan menarik agar para netters tertarik terhadap topik yang kamu tulis.  Bagaimana kamu menulis sesuatu kata yang berhubungan dengan kaidah google yang benar.

Namun jika kamu yang terbiasa menulis di lifestyle maupun entertainment, biasanya lebih mudah beradaptasi di dunia penulisan social media, daripada kamu yang biasa berhubungan di dunia politik. Apalagi kamu yang bertampang serius, bisa jadi tulisan yang kamu tulis too horrible.

  • Pahami Alur Kerja Kamu

Memahami alur kerja di social media itu sangat penting, kamu yang tidak memiliki sistem kerja yang jelas, maka kamu tidak akan bisa bekerja dengan baik. Banyak di social media, tidak bekerja sesuai agenda setting. “Hari ini mau ngapain ya…ntar posting apa ya..” hingga akhirnya kamu tidak fokus sama kerjaan. Jika kamu fokus dan memiliki work plan yang benar, maka kamu akan bisa menjadi seorang social media specialist.


 

Ok cukup ini saja dulu, karena terlalu banyak juga kamu akan semakin bingung. Cukup point ini saja kamu kuasai, maka kamu sudah bisa bekerja di social media.

mindflash_5min_SMjob

2 thoughts on “Mau Kerja di Social Media? Begini Persyaratannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s